TOPOLOGI JARINGAN

Setelah pada postingan sebelumnya dijelaskan pengertian jaringan dan jenis-jenisnya, postingan kali ini masih akan membahas seputar jaringan komputer (Networking) dan postingan kali inipun bias dianggap sebagai pelengkap postinagn terdahulu tersebut yaitu jaringan komputer.
Dalam sebuah jaringan komputer pastilah terdapat sebuah topologi yang menghubungkan komputer-komputer tersebut, lalu apa sebenarnya yang dimaksud dengan topologi tersebut? Secara sederhana Topologi adalah ”cara menghubungkan komputer yang satu dengan yang lainnya sehingga membentuk sebuah jaringan”. Sedangkan meurut kamus ilmu komputer yang dimaksud topologi adalah :
”Arsitektur komputer jaringan, atau disebut juga dengan network architecture. Bagaimana suatu jaringan komputer disusun sedemikian rupa sehingga mesin lainnya dapat saling terhubung satu dengan yang lainnya”
Dalam perkembangannyapun topologi ini memiliki berbagai jenis yang memiliki cirri khas dan keunggulan serta kelemahan dari masing-masing topologi tersebut. Topologi jaringan yang banyak digunakan yaitu :

  1. Topologi Bus
  2. Pada topologi bus biasanya selalu menggunakan sebuah kabel tunggal dimana sebuah workstation dan server dihubungkan. Keunggulan dari topologi jaringan ini adalahpengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan tanpa mengganggu workstation lain yang sudah terbentuk sebelumnya. Sedangkan apapbila dilihat dari sisi kelemahannya, bila terdapat gangguan disepanjang kabel pusat maka seluruh jaringan (worksatation) akan mengalami gangguan juga.
  3. Topologi Ring
  4. Didalam topologi ring semua workstation dan server dihubungkan sehingga terbentuk satu pola lingkaran atau cincin. Tiap workstation ataupun server akan menerima dan melewatkan informasi dari satu komputer ke komputer lain, bila alamat-alamat dimaksud sesuai maka informasi yang dikirimkan akan diterima dengan baik, namun apabila sebaliknya maka informasi tersebut akan ditolak dan tidak diterima. Kelemahan dari topologi ini adalah setiap node dalam jaringan akan selalu ikut serta dalam mengelola setiap informasi yang dilewatkan dalam jaringan, sehingga bila terdapat gangguan disuatu node (titik) maka seluruh jaringan akan ikut terganggu. Sedangkan keungggulan dari topologi ini adalah tidak terjadinya collision atau tabrakan dalam pengiriman informasi data seperti yang terjadi pada topologi bus, karena hanya satu node yang dapat mengirimkan data pada satu saat.
  5. Topologi Star
  6. Topologi yang satu ini merupakan topologi jaringan yang paling banyak digunakan dimana jaringan menggunakan control yang terpusat (Hub), semua link harus melewatu pusat yang menyalurkan semua data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnyasimpul pusat biasanya dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun sekunder atau client server. setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client serversewaktu-waktu dapat menggunakan hubungan jaringan tersebut tanpa menunggua perintah dari server. Adapun keunggulan dari topologi star ini adalah :
    • Paling fleksibel
    • Pemasangan atau perubahan stasiun sangat mudah dan tidak akan mengganggu jaringan lain
    • Kontrol terpusat
    • Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
    • Kemudahan manajemen jaringan
    Sedangkan kerugiannya adalah :
    • Boros kabel
    • Perlu adanya penanganan khusus

Link Download
Topologi Jaringan PDF

Apapun topologi yang akan digunakan sebaiknya kita pahami terlebih dahulu cara kerja serta penanganan apa ysja yang harus dilakukan apabila mengalami gangguan atau kerusakan pada jaringan. Semoga postingan ini bias membantu bagi anda yang akan memulai bisnis warnet ataupun akan mengembangkan jaringan komputer ditempat anda bekerja. Apabila ada saran atau komentar silhkan tinggalkan pada kotak komentar dibawah. Terima kasih.

1 komentar:

  1. saya mahasiswa dari Jurusan Informatika
    Artikel yang sangat menarik, bisa buat referensi ini ..
    terimakasih ya infonya :)

    ReplyDelete